BELAJAR TETAP SETIA

31 tahun memang lama meskipun, jujur saja, sebenarnya tak terasa juga dijalani hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahu-tahu yah pas hari ini tiga puluh satu tahun sudah, ingin belajar untuk tetap setia.

Awalnya kami satu sama lain saling memperkirakan, “ah si A paling banter 3 tahun”, “ahhhh si B paling juga 10 tahun banting setir”, dan macam-macam prediksi waktu sesuka hati. Kala itu, 4 Februari 1990, hari Minggu, di Gereja Santo Paulus, Depok Lama. Enam orang frater diakon ditahbiskan menjadi imam oleh Mgr. Ignatius Harsono, Uskup Dioses Bogor.

Lima frater berasal dari satu angkatan di Seminari Tinggi Petrus-Paulus Bandung, yang satu berasal dari kakak angkatan. Sekian tahun kemudian, yang lima bertahan, yang satu mencari jalan lain yang lebih pas bagi hidupnya. Sah-sah saja karena tiap orang berhak hidup bahagia. Ia telah mendahului teman-temannya, menjadi yang pertama meninggal dunia dari 6 imam setahbisan, yaitu Rama Yohanes Hardono.

Dua hari sebelumnya, pada 2 Februari 1990, di Katedral Bandung juga ditahbiskan satu teman seangkatan yang memilih menjadi imam praja Keuskupan Bandung. Dialah Rama St. Ferry Sutrisna Wijaya, yang belasan tahun terakhir bergiat dalam pastoral lingkungan hidup bersama ‘Eco Camp’nya.

Perjalanan masih panjang. Di mana, kapan, dan bagaimana ujungnya, biarlah tetap menjadi misteri Ilahi. Kami hanya menjalaninya agar kasih-Nya menjadi nyata melalui tangan-tangan kami, orang-orang yang diurapi untuk tugas khusus di tengah-tengah Gereja dan masyarakat. Pada 6 Januari 2020, Tuhan memanggil seorang di antara kami yang tersisa untuk kembali ke rumah abadi-Nya. Berkumpul lagi dengan Sang Imam Agung. Dialah Rama Agustinus Suyatno yang tahun-tahun terakhirnya berkarya di Paroki Keluarga Kudus, Cibinong.

Ki-ka: Rama Agustinus Suyatna (alm), Rm Agustinus Surianto Himawan, Rm Christoforus Oferus Lamensani, Rm Ferry SW, Rm Markus Lukas, Rm Ridwan Amo, dan di depan Bp. Frans Harianto Santoso

Tahun ke-31 pada 2021 ini, yang masih berjuang di ladang karya ada 5 imam, yaitu Rama Ferry Sutrisna Wijaya, Rama Markus Lukas, Rama Ridwan Amo, Rama Christophorus Lamen Sani, dan saya. Dua orang telah mendahului saudara-saudara setahbisannya dan kini menjadi pendoa bagi kita semua di peziarahan hidup ini.

Jakarta, 4 Februari 2021

Agustinus Surianto Himawan

Satu respons untuk “Belajar Tetap Setia

  1. Selamat Ulang Tahun Imamat ke 31, rm Agust, Rm Christo, rm Ridwan, rm Markus dan rm Ferry, sehat selalu, bahagia dalam pelayanan, Tuhan selalu menyertai dan memberkati pelayanan romo semua.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s