DUNIA TANPA SEKAT

Saya berkomunikasi dengan Vera Rahardja di Facebook persis 9 tahun lalu, beberapa bulan setelah Vera dan Lukas, suaminya, pindah tugas ke Beijing. Saya tahu persis karena barusan diingatkan di timeline kronologi facebook bahwa hari ini, Minggu 18 November 2017 saya dan Vera berteman di facebook tepat 9 tahun.

Yah, berteman sembilan tahun namun rasanya kami bertemu face to face baru sekali, atau dua kali saja dan itupun rasanya hanya untuk urusan kerja sama OBOR & SENAKEL yang dikelolanya bersama Yovita Wijaya, salah seorang teman di dumay juga.

20171119_012337

SENAKEL.COM adalah toko buku rohani online pada saat itu cukup populer, mempunyai banyak fans yang memanfaatkan media daring untuk mempromosikan buku-buku rohani Katolik dari berbagai penerbitan. Pertengahan 2007, melalui perjanjian kerja sama, OBOR yang saya pimpin memberikan hak istimewa kepada SENAKEL sebagai distributor online yang mendapat pelayanan khusus demi kepuasan konsumennya, yang kebanyakan adalah orang-orang sibuk dan tiada waktu untuk mengunjungi toko buku. Pengantaran buku masih sederhana hanya menggunakan jasa kurir biasa karena yang namanya Gojek & Grab belum lahir.

Itulah dunia zaman now (wah pakai istilah kekinian jadinya nih), persahabatan tidak selalu harus diwarnai perjumpaan fisik karena dimensi ruang dan waktu telah menjadi rada-rada absurd. Bahkan Vera & Lukas suaminya pindah dari Jakarta ke Tiongkok, lalu ke Kanada, kami masih tetap bisa ngobrol saat ada momentum yang pas untuk diobrolin.

20171119_012237

Jane, putri sulung mereka yang cantik, sempat diajak mampir ke OBOR saat masih bayi banget, sekira pertengahan tahun 2007, yang membuat Vera ke mana-mana harus bawa perlengkapan bayi komplit setas besar. Si bungsu, Joseph, yang ganteng hanya saya kenal melalui foto-foto keluarga Vera-Lukas yang mereka unggah di facebook atau mereka kirimkan via email atau messenger.

Rasanya hari ini ingin juga mengucap makasih untuk Mark Zuckerberg dan teman-temannya yang menggagaskan FB sebagai media penghubung dunia tanpa sekat. Mari kita gunakan Facebook dan aneka sosial media lainnya unt tujuan positif yang semakin memanusiakan diri kita masing2.

Semoga… !

Agust Surianto Himawan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s