MANUSIA PILIHAN DARI DUNIA LAIN (3)

Uskup Agung Joseph Coutts  &

Uskup Agung Desiré Tsarahazana

 

Dalam Konsistori Kardinal 29 Juni 2018 mendatang, ada 4 kardinal dari negara-negara di mana Katolik menjadi minoritas, yaitu Louis Raphael I Sako (69, Patriark Babilonia dari Gereja Kaldea di Irak), Joseph Coutts (72, Uskup Agung Karachi, Pakistan), Desiré Tsarahazana (63, Uskup Agung Toamasina,  Madagaskar), dan Thomas Aquinas Manyo Maeda (69, Uskup Agung Osaka, Jepang).

Pada bagian pertama dari tulisan bertajuk Manusia Pilihan dari Dunia Lain diuraikan nama-nama ke-14 Kardinal Terpilih, yang secara resmi akan dilantik oleh Paus Fransiskus dalam konsistori tersebut. Dimuat juga tentang Uskup Agung Thomas Aquinas Manyo Maeda dari Osaka, Jepang. Pada bagian ke-2 dari tajuk yang sama diinfokan tentang Patriark Louis Raphaël I Sako, Uskup Agung Baghdad dan Patriark Babilonia. Bagian ke-3 ini akan mengangkat informasi dari Pakistan dan Madagaskar.

Uskup Agung Joseph Coutts

Archbishop Joseph Coutts of Karachi (in 2014 Synod - Rome)Keuskupan Karachi (Pakistan) didirikan pada 20 Mei 1948 sebagai hasil pemekaran dari Keuskupan Agung Bombay (Mumbay, India). Status jurisdiksi kanoniknya ditingkatkan menjadi Keuskupan Agung Karachi pada 15 Juli 1950. Tahun 1958 kehilangan sebagian wilayahnya akibat pemekaran demi terbentuknya Keuskupan Hyderabad. Mengikuti data statistik Gereja Katolik 2016, Keuskupan Agung Karachi memiliki 186 ribu umat yang tersebar di 16 paroki, dilayani oleh 52 imam (31 praja, 21 religius).

Joseph Coutts dilahirkan di Amritsar (British India), 21 Juli 1945. Ditahbiskan sebagai imam Keuskupan Agung Lahore pada 9 Januari 1971. Kemudian melanjutkan studinya di Roma sampai tahun 1976. Sekembalinya dari studi ditugaskan sebagai dosen di almamaternya, Seminari Kristus Raja, Karachi, kemudian menjadi rektor Seminari Menengah Santa Maria di Lahore.

Tahun 1988 Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Uskup Koajutor Hyderabad. Konsekrasi Uskup diterimanya pada 16 September 1988 dari tangan Uskup Bonaventure Patrick Paul OFM (Uskup Hyderabad), yang didampingi oleh Uskup Armando Trindade (Uskup Lahore) dan Uskup Agung Emanuele Gerada (Apostolik Pro-Nuncio untuk Pakistan) sebagai ko-konsekratornya. Diangkat menjadi Uskup Hyderabad pada 1 September 1990. Setelah sewindu menggembalakan umat di Keuskupan Hyderabad, Takhta Suci memindahkannya menjadi Uskup Faisalabad pada 27 Juni 1998. Paus Benediktus XVI mengangkatnya sebagai Uskup Agung Karachi pada 25 Januari 2012.

Menggembalakan umat Katolik di tengah mayoritas masyarakat muslim telah menempanya menjadi pribadi yang tangguh dalam menjalin dialog persaudaraan dengan umat dan ulama setempat. Di sisi lain, Uskup Agung Joseph Coutts yang fasih berbahasa Inggris, Italia, Jerman, Prancis, Urdu, Punjab ini, juga berjuang menentang berbagai perturan perundangan yang diskriminatif di Pakistan.

Kardinal Terpilih Joseph Coutts merupakan kardinal kedua yang berasal dari Pakistan. Kardinal asal Pakistan sebelumnya adalah Kardinal Joseph Marie Anthony Cordeiro, Uskup Agung Karachi (kelahiran Mumbay, India, th 1918) yang wafat pada 11 Februari 1994.

Uskup Agung Desiré Tsarahazana

FILE NEW CARDINAL TSARAHAZANAMadagaskar di pesisir timur Afrika adalah nama pulau terbesar keempat di dunia setelah Greenland (Amerika Utara), Papua, dan Kalimantan. Sedangkan Republik Madagaskar terdiri dari pulau Madagaskar sebagai pulau utama dengan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Madagaskar bukan termasuk benua Afrika karena secara geologis berada pada lempeng yang terpisah dengan benua Afrika. Madagaskar merupakan daratan yang terpisah dari anak benua India, yang bergerak mendekati benua Afrika, terisolasi selama ratusan juta tahun, sehingga memiliki banyak spesies flora-fauna yang khas dan endemik. Penduduk Madagaskar sering disebut juga orang Malagasi. Negara Madagaskar berbentuk Republik dengan pemerintahan semi-presidensial, yang memiliki Presiden dan Perdana Menteri. Ibukotanya adalah Antananarivo.

Uskup Agung Desiré Tsarahazana lahir pada 13 Juni 1954 di Amboangibe, Madagaskar. Menjalani pendidikan di Seminari Menengah Mahajanaga, kemudian melanjutkan pendidikan calon imamnya di beberapa tempat, sampai ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Antsirabe pada 28 September 1986. Diangkat menjadi Uskup Fenoarivo Atsinanana oleh Paus Yohanes Paulus II pada 30 Oktober 2000. Konsekrasi uskup diterimanya pada 18 Februari 2001 dari tangan Uskup Michel Malo (Uskup Agung Antsiranana) yang didampingi oleh Uskup Agung Albert Joseph Tsiahoana (Uskup Auxilier Keuskupan Diego-Suarez) dan Uskup Agung Bruno Musario (Nuncio Apostolic di Madagaskar) sebagai ko-konsekrator.

Paus Benediktus XVI mengutusnya menjadi Uskup Toamasina pada 24 November 2008. Setahun kemudian Takhta Suci meningkatkan status jurisdiksi keuskupan ini menjadi Keuskupan Agung Toamasina, 26 Februari 2010, dan serentak mengangkat Mgr. Desiré Tsarahazana menjadi Uskup Agung pertamanya. Menurut statistik Gereja Katolik tahun 2014, Keuskupan Agung Toamasina memiliki 21 paroki dengan 620 ribu umat Katolik, yang digembalakan oleh 59 imam (22 imam praja, 37 imam religius). Jumlah umat Katolik di Madagaskar 31% dari populasi.

Agustinus Surianto Himawan

 

Artikel ini sudah diterbitkan di portal berita mirifica.net yang dikelola oleh Komisi Komsos KWI, lihat di http://www.mirifica.net/2018/05/26/manusia-pilihan-dari-dunia-lain-3/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s