NIKMATNYA KORI KOHI

Entah angin apa yang  berhembus, ujug-ujug hari minggu kemarin, dan itu pun sudah lewat tengah malam, setelah ancang-ancang masuk kamar untuk tidur, tiba-tiba terbersit keinginan membuat sesuatu yang sedikit berbeda, yaitu ‘Kori Kohi’.

Bayangkan, tengah malam membuat kopi kental (espresso) satu mug penuh, saring, lalu simpan di kulkas untuk didinginkan sebelum dibekukan pada wadah pembuat es batu (ice cubes) esok pagi harinya sebelum berangkat ke kantor. Rencananya kori kohi akan dinikmati senin malam sepulang dari kantor setelah penat bekerja seharian. Maka pada senin malam pulang kantor mampir sebentar di Indomaret Raden Saleh untuk membeli beberapa kaleng susu murni yang sudah dipasteurisasi

Apa sih kori kohi? Ini bukan barang baru namun di Indonesia juga baru populer beberapa tahun terakhir ini. Kori Kohi atau Kori Coffee, dalam Bahasa Jepang, kori artinya ‘es’ dan kohi artinya ‘kopi’.

Kori Kohi (foto www.pepper.ph)

Dipopulerkan di Jepang pada akhir dekade 80-an di abad yang lalu. Cara membuatnya sederhana sekali, kopi kental, atau espresso dibekukan di freezer dalam wadah pembuat es batu (ice cubes), atau bisa juga menggunakan cangkir, atau gelas. Mau praktis bisa juga bekukan dalam kantong plastik seperti es mambo. Setelah membeku tuang/simpan ke dalam gelas, lalu disiram susu segar ke dalamnya; biarkan kopi kental beku itu meleleh, sedikit demi sedikit larut tercampur dalam genangan susu cair. Aroma susu yang kental itupun sedikit demi sedikit bercampur aroma kopi nan harum. Kalau ingin rasa manis bisa tuangkan gula cair ke dalam gelas sesuai selera.

Kori Kohi (foto marbart06)

Kori Coffee rasanya mirip cappucino dan coffee latte, tergantung unsur mana yang lebih dominan dalam racikan yang disiapkan. Kalau ingin menikmati cappucino tentu unsur kopi esnya harus lebih banyak, tetapi kalau ingin lebih mirip coffee latte maka yang diperbanyak adalah unsur susunya. Hal yang membedakan kedua jenis ini dengan kori coffee adalah rasa kopi yang dingin akan bertahan lebih lama saat dinikmati pelan-pelan sambil bekerja atau mengobrol.

Biaya minum segelas kori kohi ke kedai kopi di Jakarta, harganya sama dengan buat sendiri untuk diminum beberapa orang. Agar minum kori kohi buatan sendiri terasa nikmat, coba saja ciptakan suasana ngobrol bareng beberapa teman di rumah. Di kantor juga bisa.   (Agust Surianto H)

foto: tokyo sweets, pepper.ph, & marbart06

 

3 respons untuk ‘Kori Kohi – Kopi Es Gaya Jepang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s